Tampilkan postingan dengan label Gadget. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gadget. Tampilkan semua postingan

Rabu, Oktober 21, 2009

Broadband 3.5 G , ayo buktikan bandwith mu !




Senangnya bisa pake internet unlimited dengan budget rp 110rb dari Indosat. Isat Eco Unlimited paket yang saya pilih. Hari pertama saya pake Agustus 2008 wah benar2 josss... , buka video di youtube.com lancar mengalir seperti air, tanpa tersendat sedikitpun, beberapa hari kemudian juga masih kuenceng banget siip pokoknya T-O-P B-G-T deh :).

Akibatnya setiap teman yang chatting saya provokasi untuk pake Isat Eco Unlimited ini, jadilah beberapa teman ku hijrah operator ke Indosat, tapi ketika makin booming pelanggan yang make paket ini, perlahan-lahan akses internet jadi semakin lambat bahkan untuk jaringan UMTS nya walaupun dapat sinyal 3 bar, lamanya minta ampun, setelah lapor ke CSnya disaranin pindah ke GPRSnya , saran dilaksanakan hasilnya walaupun tidak macet , tapi ya tetep aja lambat.

Ternyata yang mengalami hal ini tidak saya doank, mungkin karena banyaknya yang komplain akhirnya indosat melakukan peningkatan kapasitas bandwithnya, setiap saya tanya CSnya selalu mengatakan sedang dalam perbaikan pak.
Diperkirakan rampung sekitar April 2009, wah makin semangat nih karena pemerintah juga meminta operator internet untuk meningktakan kapasitas jaringan dan menurunkan tarif.

Setelah itu memang agak mending, tapi kok blm bisa menyamai saat saya pertama kali pakai ya, masih aja lambat.
Karena aktifitas Onlinenya saya memang sering dan mendukung usaha online yang saya jalankan, akhirnya saya laporkan lagi ke CS terkait lambatnya speed dan kecilnya bandwith pd tgl 20 Oktober 2009, Petugas yang mangani setelah menanyakan identitas sebagai alat valiasi kemudian bertanya tentang keluhan saya, setelah saya jelaskan tentang lambatnya akses internet petugas menjelaskan bahwa paket Isat Eco Unlimted jika quotanya sudah mencapai 2 GB maka speed bandwith yang maksimalnya 256 kbps menjadi 64 kbps. Kalo memang yang saya dapat 64 kbps tentunya saya ngak akan komplain , tapi yang saya dapat setelah saya cek melalui Indosat 3G - Speed Test (http://3g.indosat.com/bandwidth/results.php?kbps=-286720000&downloadtime=0.001&KB=-35000&recorded=1&l=-35000000) hasilnya :

===============================
Bandwidth Anda sekarang:

-286720000.00kbps

Anda dapat mendownload sekitar -35840000 KB/sec.

===============================

mantaap , akhirnya petugasnya berjanji meneruskan laporan saya kebagian jaringan, esoknya 21 okt 09, saya tanyakan karena tidak ada perubahan, jawaban petugasnya maksimal 3 hari kerja baru ditangani. mantaap , semoga setelah 3 hari jaringannya bisa ke angka 64 kbps.

Jika tidak , barangkali indosat bisa kasih Gratis pemakaian jika tidak sesuai bandwith yang di janjikan.

Rasanya cukup adil deh jika ada kompensasi bagi para pelanggan, karena jika pelanggan telat bayar aja kan ada penaltinya.

thats all.

Sabtu, September 26, 2009

Fenomena BB

Hari ini di indonesia Black Berry menjadi sebuah fenomena baru bagi para pengguna HP, bukan karena bentuk keyboardnya yang QWERTY ataupun tombol navigasi yg out of box beberbentuk bola (track ball), ataupun harganya yang diatas 3,5 juta rupiah, namun kekuatan sesungguhnya dari BB adalah '' unlimited community connection '' krn dgn BB sesama pengguna BB bisa saling berhubungan realtime melalui BBMessage, Voice Message, Push Mail ,internet ataupun Googlemap , kesemua fasilitas tersebut hanya perlu dibayar dengan fix abodement yg bagi sebagian kalangan cukup murah meriah dengan kisaran 150rb.
Tak heran jika penjualan BB di Indonesia sudah mencapai ratusan ribu unit hanya dalam tempo kurang dari 1 tahun dan kedepan jumlahnya akan semakin bertambah ,oleh karena para operator telekomunikasi berlomba menawarkan paket BB dari yang retail sampai harga khusus corporate. Bahkan produsen HP lokal yang mengandeng produsen HP Cina tak mau ketinggalan mencicipi manisnya market BB dengan menjual handset serupa tapi tak sama dengan BB dengan harga dibandrol 1 jutaan. Agaknya inovasi RIM yang menelorkan konsep BB bolehlah diacungi jempol, karena mereka bisa menyaingi para produsen HP yang sudah mumpuni semisal Nokia. Ini membuktikan sebuah produk akan dicari pasar jika memiliki added value yang disukai pasar yang merupakan kombinasi kecanggihan perangkat (hardware-software) dan paket layanan online (content) dengan harga yang 'ekonomis' . Hal ini tentunya akan membuat kompetitor BB akan mengikuti langkah BB setidaknya dalam hal software dan content jika tak mau pelanggannya berpindah ke BB. Langkah Nokia yang menyediakan satu layanan push mail dan googlemap gratis yang bisa di integrasikan dalam handset Nokia type E63 barangkali satu hal yang patut diapresiasi sehingga para pelanggannya tidak berfikir untuk pindah ke lain handset :) tentunya terobosan Nokia lainnya akan ditunggu seperti tracking komunitas di googlemap dst agar para pelanggan Nokia bisa saling berkomunikasi unlimited dengan biaya yang ekonomis, sebagaimana moto yang diusung Nokia 'Connecting People'.